
Muhammad Fikri Hardian, seorang anak berusia 8 tahun yang berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, yang kini duduk di kelas 2 SD, mengalami kondisi kesehatan yang sangat memprihatinkan sejak awal November 2024. Awalnya, ia mengalami demam tinggi, yang menyebabkan orang tuanya membawanya ke Puskesmas Desa Wajageseng. Di sana, ia didiagnosis dengan tipes dan dirawat inap selama seminggu. Setelah sembuh, Fikri kembali ke sekolah, namun tubuhnya masih terasa lemas setiap kali pulang dari sekolah.

Kondisi Fikri semakin memburuk, sehingga orang tuanya membawanya ke Rumah Sakit Bodak di Lombok Tengah, dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kota Mataram. Di rumah sakit, Fikri didiagnosis dengan menengitis, TB paru-paru, dan gizi buruk. Fikri sempat koma selama satu bulan di rumah sakit Kota Mataram, yang membuat kondisinya semakin parah. Saat ini, Fikri hanya dapat mengonsumsi susu, dan tidak dapat makan makanan padat. Ia terus dalam kondisi lemas.

Ayah Fikri, Bapak Suhirman, bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak tetap, seperti meroyek, nyangkul, dan pekerjaan lainnya yang sangat bergantung pada kondisi ekonomi harian. Ibu Fikri, Ibu Nila Hardianti, adalah seorang ibu rumah tangga yang juga berjuang untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Untuk membeli susu dan popok untuk Fikri, mereka terpaksa berutang pada tetangga, menggambarkan betapa sulitnya kondisi ekonomi keluarga ini.

Keadaan ini menunjukkan perjuangan besar bagi keluarga Fikri, yang berusaha menghadapinya dengan segala keterbatasan yang ada. Semoga Fikri segera diberikan kesembuhan dan keluarga ini memperoleh dukungan yang mereka butuhkan.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik