
Sejak pertama membuka mata di dunia, Seftiana Zahra sudah harus berjuang melawan penyakit yang tak seharusnya dirasakan oleh bayi seumurannya tumor ganas. Tubuh mungilnya kini terbaring lemah di ruang NICU RSUP, dikelilingi selang dan alat medis yang terus memantau setiap denyut kehidupannya. Sebelumnya, Zahra sempat dirawat selama 10 hari di rumah sakit, dan kini perjuangannya masih berlanjut antara harapan dan rasa sakit yang tak berkesudahan.

Di balik perjuangan kecil Zahra, ada air mata dan kelelahan kedua orang tuanya. Azhari, sang ayah, bekerja siang dan malam sebagai sopir truk pengangkut tanah dengan penghasilan yang hanya sekitar Rp50.000 setiap kali pengantaran. Sementara sang ibu, dengan penuh ketulusan, bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk membantu biaya sehari-hari. Setiap rupiah mereka kumpulkan dengan susah payah, namun tetap tak cukup untuk biaya rumah sakit yang terus meningkat.
Kini, keluarga kecil ini berada di ujung perjuangan antara harapan dan keputusasaan. Mereka hanya bisa berdoa, semoga ada keajaiban dan uluran tangan para dermawan yang tergerak membantu kesembuhan Zahra kecil.
Mari sisihkan sedikit rezeki untuk membantu Zahra sembuh dan tersenyum Kembali….
![]()
Belum ada Fundraiser