Khataman Shughra dan Uji Publik Santri Rumah Tahfizh LAZ DASI NTB

Lombok  Barat, 27 Desember – LAZ DASI NTB melaksanakan kegiatan Khataman Shughra dan Uji Publik di Rumah Tahfidz, BTN Perumahan Puri Hijau, Kecamatan BatuLayar, Lombok Barat, yang dihadiri oleh 136 tamu undangan, terdiri dari wali santri, donatur, dan tokoh masyarakat.

Dalam acara Khataman Shughra dan Uji Publik ini diikuti oleh 4 santri yang menghafal 30 Juz dan 23 santri dengan hafalan 1 sampai 2 Juz. Kegiatan ini diadakan untuk membangkitkan semangat santri untuk menghafal Al Qur’an. Hal ini disampaikan langsung oleh Pembina Rumah tahfizh LAZ DASI NTB, Ust. L. Asnan. S.Pd. Beliau berharap semoga kedepannya ada santri-santri lain yang menjadi penghafal Al Qur’an 30 Juz.

Kegiatan yang merupakan rangkaian acara Milad DASI NTB ke 18 ini dibuka langsung oleh Suparlan S.Sos. selaku perwakilan Bupati Lombok Barat. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa seorang penghafal Al Qur’an senantiasa mendapatkan perlakuan khusus baik dalam bidang pendidikan maupun bidang pekerjaan.
Suparlan berharap rumah tahfizh LAZ DASI NTB nantinya tetap mencetak anak-anak penghafal Al Qur’an.

Wakil Direktur LAZ DASI NTB, Jamiluddin mengatakan bahwa kegiatan Khataman Shughra dan Uji Publik ini merupakan kegiatan yang pertama kali diadakan sejak adanya program rumah tahfizh. “Terimakasih kepada semua donatur dan tamu undangan atas partisipasinya sehingga acara ini berjalan lancar. Semoga santri-santri rumah tahfizh LAZ DASI NTB dapat berprestasi hingga keluar negeri, melanjutkan pendidikan yang leibh tinggi lagi”. Ungkap Jamiluddin dalam sambutannya.

Anggota DPRD, . Abdi Majid, SH. juga turut hadir. Abdi Majid berharap di Milad ke 18 ini, LAZ DASI NTB tetap menjadi yang terbaik, memberikan pelayanan terbaik untuk kesejahteraan masyarakat.

TGH. Marzuki Umar, M. Pd. hadir memberikan motivasi (tausiah) kepada seluruh undangan, khususnya santri rumah tahfizh. Beliau menyampaikan tentang salah satu sabda Rasulullah saw. yang artinya “Allah berfirman, ‘barang siapa yang disibukan oleh al Qur’an daripada berdzikir kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka Aku berikan kepadanya sesuatu yang lebih utama daripada yang Aku berikan kepada orang-orang yang memohon kepada-Ku………..” (Hr. Tirmidzi, Darami, dan Baihaqi)

Kegiatan Khataman Shughra ini juga turut menghadirkan Ippho Santosa via zoom.red selaku pewakaf dari rumah tahfizh LAZ DASI NTB. “Al Qur’an itu unik, Al Qur’an dijaga langsung oleh Allah SWT. bahasanya bukan bahasa manusia, kitabnya tebal, tetapi bisa di hafal oleh manusia. Jika penghafal dipertemukan dengan penghafal, maka hafalannya tetap sama, isinya sama, bahasanya sama, ini merupakan suatu keajaiban”. Jelas Ippho.

Nurtiniwati, wali santri dari M. Bintang Ridwan peserta khataman shughra menyampaikan rasa terimakasih kepada tim LAZ DASI NTB, khususnya Pembina Rumah Tahfizh atas segala usaha dalam membimbing dan mengajari anak-anak mereka sehingga bisa menjadi seorang hafizh qur’an.

Acara ini di tutup dengan do’a bersama dan pembagian hadiah kepada santri rumah tahfizh.

Terimakasih untuk semua pihak yang telah hadir mendukung acara kami. Semoga Allah SWT. senantiasa memberikan kesehatan dan kebahagiaan untuk kita semua. Aaamiin.

LAZ DASI NTB

Lembaga Filantropi Amil Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf dan Dana Kemanusian untuk kebaikan ummat.

GALERI

VIDEO