Tanah Lumpur Merah, Bukan Halangan Untuk Menyalurkan Sedekah Sejuta Al Qur’an Ke Pelosok

Bagi kita Al Qur’an mungkin adalah barang yang mudah untuk ditemui. Di sudut meja, diatas lemari, atau bahkan berdebu ditempat yang terlupakan. Namun bagi daerah pelosok Al Qur’an adalah barang yang sangat langka. Bahkan tidak jarang ditemui, puluhan santri hanya memiliki beberapa Al Qur’an dengan kondisi yang sudah rusak, sedangkan semangat santri untuk mempelajarinya sangat membara.
Bagi orang pedalaman, mendapatkan kiriman Al Qur’an adalah hal yang luar biasa. Betapa akses untuk membeli Al Qur’an di kota sangat sulit, belum lagi terkendala biaya.

Oleh karena itu, LAZ DASI NTB menyalurkan program sedekah sejuta Al Qur’an untuk TPQ Masjid Latipatullah yang berada di Dusun Bunut Kantor Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (3/4).

Untuk mencapai lokasi penyaluran tim LAZ DASI NTB yang diwakilkan oleh divisi program sekaligus driver ambulance, Risl Islahuddin, divisi fundraising Afkar Mufida, divisi media, Yeni Fentiani, harus menempuh medan berat dengan padang lumpur  selama 1,5 jam dan terseok-seok melewati jalanan yang terjal.

Kendaraan yang digunakan tidak bergerak. Bukan karena padat kendaraan lain. Bukan pula karena mangkarnya lampu lalu lintas. Melainkan, sebagian besar roda kendaraan mesti bergulat agar tidak tenggelam pada tanah lumpur merah.

Demi untuk menyampaikan amanah sedekah Al Qur’an dari Keluarga Doddy Aryo Kumboyo, dan mengajarkannya kepada muslim di pelosok, kesulitan pun ditempatkan menjadi nomor kesekian.

TPQ Latipatullah hanya memiliki kurang lebih 10 mushaf Al Qur’an yang digunakan secara bergantian oleh 30 santri untuk mengaji setiap harinya, dengan kondisi Al Qur’an yang sudah banyak rusak, sobek, hingga tidak lengkap halamannya.

Diakui Mahsar selaku guru ngaji di TPQ tersebut, selama 20 tahun beliau mengajar belum pernah ada bantuan ataupun sedekah Al Qur’an yang diterimanya. Sehingga LAZ DASI NTB menjadi yang pertama kali menyalurkan sedekah Al Qur’an di lokasi tersebut.

“Terimakasih kami sampaikan kepada LAZ DASI NTB yang sudah bersusah payah menuju lokasi kami untuk memberikan Al Qur’an kepada santri disini.” Katanya.

“Awalnya kami sempat ragu tim LAZ DASI NTB bisa sampai ke lokasi kami, dikarenakan kondisi dan akses jalan yang begitu sulit untuk dilalui, jalanan yang masih tanah lumpur merah, tetapi Alhamdulillah Allah mudahkan perjalanan tim sampai ke tempat kami.” Tambahnya.

“Semoga Allah SWT. memberikan keridhoan Nya, memudahkan segala urusan tim LAZ DASI NTB.” Ungkapnya.

Mahsar juga berharap bisa mendapatkan bantuan yang lainnya, seperti perlengkapan sekolah, alat belajar untuk santri, mengingat betapa mendesaknya kebutuhan pendidikan di tempatnya.

Tia, salah satu santri TPQ Latipatullah mengaku pernah meminta kepada orang tuanya untuk dibelikan Al Qur’an, namun harapan Tia untuk memiliki Al Qur’an baru harus tertunda dikarenakan keterbatasan biaya serta akses menuju kota yang sangat sulit.

“Kemarin anak saya minta dibelikan Al Qur’an baru karena Al Qur’an nya yang lama sudah banyak yang sobek, tapi saya belum bisa membelikannya karena belum ada biaya, lokasi untuk beli Al Qur’an juga jauh, sekarang Alhamdulillah ada yang memberikan sedekah Al Qur’an, jadi anak saya punya Al Qur’an baru.” Ungakp salah seorang warga yang merupakan ibu dari santri disana.

Antusias dan tawa bahagia santri mendapatkan Al Qur’an baru menjadi semangat tim LAZ DASI NTB dalam menyalurkan program sedekah sejuta Al Qur’an ini.

Semoga program ini mendatangkan keberkahan dunia dan akhirat untuk semua pihak yang terlibat.
Semoga Allah SWT. memberikan pahala atas harta yang dikeluarkan dan memberkahi harta yang masih ada. Aamiin.

Donasi program :
Rek. an. DASI NTB
Bank NTB Syariah
001 01 00016 276
Bank Muamalat
721 002 2979
Konfirmasi : 0819 1596 9113

LAZ DASI NTB

Lembaga Filantropi Amil Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf dan Dana Kemanusian untuk kebaikan ummat.

GALERI

VIDEO